Tips agar Cepat Berkarir usai Lulus Sekolah Pilot

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa biaya pendaftaran ditambah biaya pendidikan masuk sekolah pilot itu tidak murah. Begitu mahalnya, tak jarang sekolah ini dijuluki sekolah elit yang hanya diperuntukkan bagi mereka kalangan menengah atas saja. Di samping itu, proses seleksi sekolah pilot berkualitas juga tidak mudah. Harus terlebih dahulu lolos seleksi administrasi (mulai dari usia minimal 18 tahun, tinggi badan 160 – 165 cm, berkelakuan baik, bisa berbahasa Inggris, dsb). Kemudian harus lolos beberapa tes mulai dari tes kesehatan, tes psikotes, hingga tes bakat terbang. Atas dasar ini, rasanya rugi bila tidak segera berkarir setelah lulus. Untuk itu, simak bagaimana tips agar cepat berkarir setelah lulus sekolah pilot:

Bergabung dengan sekolah pilot yang tepat

Tempat di mana Anda belajar ilmu penerbangan sangat menunjang karir Anda ke depan. Oleh karenanya, jangan sembarang memilih sekolah pilot. Pilih sekolah pilot yang punya bandara sendiri. Karena apa? Jika sekolah yang dipilih ternyata berbagi bandara dengan komersial, Anda kemungkinan akan punya jam terbang yang tak utuh sehingga sulit masuk ke dunia kerja. Ilustrasinya begini, Anda telah menghidupkan mesin pesawat untuk praktek terbang. Sayangnya, pada saat yang bersamaan ada pesawat komersial yang ingin take off atau landing, jadi Anda terpaksa menunggu antrian. Padahal, jam terbang itu sudah dihitung saat menghidupkan mesin pesawat.

Kriteria sekolah pilot yang patut dipilih lainnya adalah memiliki fasilitas yang modern, lengkap, juga memadai. Anda punya kemampuan yang berdaya saing jika jebolan dari sekolah pilot dengan fasilitas yang modern dan lengkap. Anda juga bisa lulus tepat waktu & meningkatkan peluang diterima bekerja sebagai fresh graduate jika sekolah pilot punya fasilitas yang memadai. Kalau memang cukup kesulitan menemukan sekolah pilot yang tepat, konsultasikan dengan konsultan sekolah pilot. Tak sekedar merekomendasikan sekolah pilot yang tepat, mereka juga biasanya akan membantu Anda melakukan pendaftaran bahkan mempersiapkan segala sesuatunya s

Belajar dengan sungguh-sungguh

Kemampuan Anda sebagai lulusan akan menjadi salah satu pertimbangan utama pihak maskapai dalam merekrut pegawainya. Maka dari itu, belajar ilmu penerbangan selama di sekolah pilot dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan waktu selama lebih kurang 1 tahun menimba ilmu penerbangan di sekolah pilot dengan sebaik mungkin. Dengarkan semua hal yang dijelaskan instruktur, catat, dan jangan malu bertanya jika ada hal yang belum dimengerti. Saat di asrama, bisa ulangi pelajaran yang diberikan instruktur. Sejatinya, semakin sering belajar kemampuan akan semakin terasah.

Jika berhasil menjadi lulusan terbaik, diharapkan akan memudahkan jalan Anda menuju dunia kerja. Di samping itu, Anda mungkin akan langsung ditarik pihak sekolah untuk menjadi instruktur penerbangan dengan sebelumnya melanjutkan pendidikan instruktur. Ini tentu hal yang membahagiakan, bukan? Kalaupun niat hati ini menjadi pilot airline, Anda bisa memanfaatkan pengalaman sebagai instruktur untuk mewujudkan cita-cita Anda.

Miliki lisensi penerbangan yang disyaratkan

Untuk menjadi pilot airline dengan penerbangan berjadwal, Anda harus mengantongi lisensi yang disyaratkan. Tak cukup punya lisensi CPL, tetapi juga Anda harus punya MER dan IR. Oleh karenanya, saat sekolah pilot ambil program hingga MER & IR supaya bisa cepat diserap dunia kerja. Memang biaya yang harus dikeluarkan akan semakin mahal dan durasi pendidikan pun akan bertambah panjang. Namun, ini akan sebanding dengan hasil yang diterima setelah menjadi lulusan.

Mengetahui Apa yang Diperiksa dan Dipersiapan dalam Tes Kesehatan (Medex)

Apakah Anda tertarik untuk mengikuti program pelatihan pilot dalam waktu dekat? Jika Anda menjawab ya, itu adalah pilihan yang baik karena Anda dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penerbangan Anda dan menjadi lebih dekat untuk menjadi seorang pilot. Meskipun demikian, perlu Anda ketahui bahwa bergabung dengan sekolah penerbangan tidak semudah membalikkan telapak tangan Anda karena semua siswa harus lulus banyak tes dan salah satunya adalah pemeriksaan medis atau sering disebut medex. Dalam tes ini, ada banyak calon kadet yang gagal dan harus mengubur impian mereka. Hal ini terjadi karena mereka tidak tahu apa yang harus diperiksa dan disiapkan sehingga mereka tidak siap mengikuti ujian ini. Btw, apakah Anda tahu apa yang harus diperiksa dan disiapkan dalam tes ini? Jika Anda menjawab tidak, temukan jawabannya di bawah ini:

Apa yang diperiksa

Ada delapan hal yang harus dilalui dalam medex. Jika Anda gagal melewati salah satu dari mereka, kesempatan Anda untuk menjadi kadet mungkin negatif. Untuk ini, Anda harus tahu detail dari delapan hal sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan.

Pemeriksaan laboratorium. Dokter akan memeriksa banyak hal dalam tes ini, termasuk tekanan darah, kadar kolesterol, asam urat, hemoglobin, trigliserida, dan lain sebagainya. Jika Anda memiliki masalah dengan tekanan darah atau tingkat kolesterol, Anda harus memperbaiki masalah tersebut sebelum mengikuti tes ini sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang optimal. Misalnya, jika Anda mempunyai tekanan darah tinggi, Anda harus mengonsumsi obat anti hipertensi, kurangi makanan yang mengandung banyak garam, kolesterol, lemak, dan gula, dan konsumsi lebih banyak buah, sayuran, dan susu rendah lemak.

Tes Audiometri. Ini adalah tes pendengaran untuk mengetahui apakah Anda dapat mendengarkan dengan baik atau tidak. Jika Anda tuli, tidak ada kemungkinan dan peluang untuk lulus tes ini.

Pemeriksaan gigi. Anda harus memiliki gigi yang lengkap dan sehat jika Anda ingin melewati pemeriksaan ini. Bagaimana jika Anda berurusan dengan gigi berongga? Pergi ke dokter gigi dan dapatkan layanan penambalan gigi sesegera mungkin.

Cek mata. Untuk pemeriksaan ini, Anda harus mengetahui batasan gangguan mata yang masih bisa diterima. Ini berarti Anda masih bisa menggunakan kacamata. Di sisi lain, jika gangguan mata Anda serius, Anda sangat disarankan untuk melakukan operasi Lasik untuk mengatasi masalah ini.

Rontgen. Fase ini untuk memeriksa dan mengetahui apakah Anda masih memiliki paru-paru yang baik atau tidak. Jika Anda seorang perokok, ada kemungkinan besar bagi Anda untuk gagal dalam pemeriksaan ini. Untuk itu, berhenti merokok mulai dari sekarang.

ECG (Elektrokardiografi). Ini adalah tes jantung untuk memeriksa dan mengetahui apakah jantung Anda berfungsi dengan baik atau tidak. Anda akan diminta untuk berbaring atau berlari di treadmill dan dokter akan menambal kabel di bagian hati Anda untuk mengetahui seberapa cepat atau seberapa baik denyut jantung Anda.

Tes Fisik. Anda akan diminta untuk memakai pakaian dalam saja dan kemudian dokter akan memeriksa semua bagian tubuh. Jika Anda memiliki penyakit kulit, Anda akan gagal.

EEG (Electroencephalography). Dalam tes ini, dokter akan memeriksa kondisi otak dan mental Anda. Jika semuanya baik-baik saja, Anda akan lulus ujian ini. Namun, jika Anda mengalami gangguan kejiwaan, tidak ada alasan untuk lulus tes ini.

Apa yang dipersiapkan

Persiapkan kesehatan dan fisik Anda sebaik mungkin. Seperti yang disebutkan di atas, Anda harus memperbaiki atau mengobati semua gangguan kesehatan Anda sebelum mengikuti medex. Jika Anda tidak melakukan ini, Anda akan dieliminasi dan gagal menjadi kadet. Jangan pernah berpikir untuk menipu dokter atau pihak sekolah karena pemeriksaan medis akan dilakukan dua kali sehingga Anda akan tetap gagal menjadi siswa di sekolah penerbangan.

Anda Akan Gagal Mendapatkan Beasiswa 2017 Bila…

Apakah Anda berencana untuk mendapatkan beasiswa 2017 di universitas favorit? Jika iya, perlu diketahui bahwa untuk mewujudkan mimpi ini, Anda harus bekerja keras dan memiliki persiapan yang matang mulai dari sekarang. Mengapa begitu? Tidak cuma 10 atau 20 orang yang ingin mendapatkan beasiswa untuk bisa masuk kuliah tapi ada ratusan orang yang menginginkan hal yang sama. Itu artinya bahwa nanti Anda akan menghadapi suatu kompetisi yang ketat yang bisa saja menyingkirkan Anda dengan cepat bila persiapan Anda tidak matang. Di samping itu, Anda pun bisa tersingkir lebih awal atau gagal di phase pertama bila:

gagal1

Banyak nilai-nilai akademis yang jelek

Hal ini bisa terjadi karena kegagalan Anda ketika mengikuti ujian akhir semester. Meskipun Anda lulus SMA tapi bila nilai-nilai akademis Anda secara keseluruhan terbilang jelek, besar kemungkinan beasiswa s1 yang diharapkan akan sulit tercapai. Oleh sebab itu, rajin belajar dan tingkatkan nilai-nilai harian dan ujian agar nilai-nilai akademis Anda bisa meningkat. Di samping itu, pastikan untuk memiliki nilai bahasa Inggris yang bagus dan paham dengan mata pelajaran ini karena hampir di setiap universitas yang menyediakan program beasiswa s1 akan melihat hasil TOEFL Anda. Bila kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki masih jelek, belajar lagi di rumah dan ikuti les atau kursus bahasa asing agar kemampuan bisa meningkat. Tak hanya itu saja, disarankan juga untuk membeli buku rangkuman soal-soal TOEFL dari beberapa tahun terakhir dan coba untuk menjawab semua soal yang ada untuk mengukur kemampuan. Apabila jawaban masih banyak yang salah, itu artinya Anda harus belajar lagi dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Sadari bahwa ini juga termasuk sebagai salah satu persiapan Anda untuk mendapatkan beasiswa yang diharapkan.

Adanya catatan hitam dari pihak kepolisian

Jangan pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat, seperti mencuri, merampok, membunuh, menjual narkoba, melakukan tindakan asusila, dan lain sebagainya. Apapun alasannya, semua tindakan yang melanggar hukum harus dijauhi. Mengapa? Alasannya sederhana karena ketika sudah berurusan dengan hukum dan terbukti bersalah, penjara selama beberapa tahun yang akan menanti. Di samping, catatan hitam untuk diri sendiri dari pihak kepolisian akan membuat tersangka akan kesulitan untuk diterima lagi di tengah keluarga atau masyarakat. Bahkan hal ini akan sangat mempengaruhi masa depan. Begitu pun dengan impian Anda untuk mendapatkan beasiswa, hal ini akan sangat sulit atau bisa dikatakan tidak akan pernah terjadi bila ada catatan hitam dari pihak kepolisian. Untuk itu, jaga sikap, tingkah laku, dan pergaulan Anda. Pastikan Anda tidak melanggar hukum apapun alasannya.

Informasi tentang beasiswa terbaru sangat sedikit

Anda harus mengumpulkan informasi tentang beasiswa terbaru dari universitas yang Anda inginkan. Sebagai contoh, bila Anda ingin kuliah di Universitas Pelita Harapan (UPH), Anda harus mendapatkan info beasiswa UPH dari berbagai sumber, termasuk situs resmi universitas swasta ini. Pastikan untuk tidak percaya hanya pada satu sumber saja, apalagi jika sumber tersebut tidak jelas dapat informasinya dari mana. Anda harus menemukan informasi terpercaya dari sumber yang terpercaya pula. Di sini, Anda disarankan untuk mengunjungi situs informasibeasiswas1.com yang selalu memberikan informasi terupdate tentang beasiswa-beasiswa di berbagai universitas favorit dan terkemuka di Indonesia, seperti Binus, UPH, TSM, President University, dan lain sebagainya.

Manfaat Kuliah di Luar Negeri

Bisa kuliah ke luar negeri adalah sebuah anugerah karena tidak semua pelajar bisa melakukannya. Hal inilah yang membuat ribuan pelajar berebut program beasiswa ke luar negeri. Memang tidak semuanya berhasil karena program ini hanya diperuntuhkan untuk beberapa pelajar saja dengan kriteria tertentu. Di samping itu, ada juga program pertukaran pelajar ke luar negeri tapi program ini hanya dilakukan selama beberapa bulan saja. Btw, apakah Anda berencana untuk kuliah di luar negeri dalam waktu dekat? Jika iya, segera siapkan diri Anda sekarang juga dan jangan lupa untuk mengikuti program pra-kuliah di luar negeri di berbagai instansi pendidikan yang memungkinkan Anda untuk bisa lulus di kampus idaman.

Apabila Anda masih ragu karena Anda tahu bahwa kuliah di luar negeri bukanlah hal yang mudah, sebaiknya baca manfaat yang akan diperoleh jika Anda kuliah di luar negeri ini untuk memantapkan pilihan Anda:

Mendapatkan pendidikan yang jauh lebih baik

Di luar negeri, kualitas pendidikannya jauh lebih baik dan mahasiswa juga dituntut untuk lebih mandiri dan dewasa dalam menjalankan rutinitas. Misalnya saja, beberapa universitas di luar negeri membebaskan mahasiswanya untuk tidak mengikuti mata kuliah tertentu jika mereka berpikir bahwa hal tersebut tidak penting atau menganggap bahwa dosen yang mengajar tidak kompeten dan berkualitas. Di samping itu, fasilitas di setiap kampus jauh lebih lengkap dan memadai sehingga mahasiswa bisa belajar dan praktek secara maksimal.

study abroad

Kurikulum kampus juga sangat efektif sehingga proses belajar mengajar selalu berjalan lancar setiap harinya. Namun, semuanya tetap kembali kepada Anda sendiri. Maksudnya adalah tergantung pada kemampuan dan kualitas diri Anda, apakah bisa beradaptasi dan menyerap pelajar yang diberikan atau tidak.

Mengenal hal-hal baru

Jangankan kuliah di luar negeri, kuliah di luar kota pun Anda akan mengenal hal-hal baru. Bedanya, kuliah di luar negeri membuat Anda mengenal hal-hal baru yang sebelumnya mungkin tidak pernah Anda ketahui karena perbedaan negara. Adapun hal-hal baru yang dimaksud adalah budaya, bahasa, adat istiadat, makanan, cuaca, kebiasaan, perbedaan waktu, dan lain sebagainya. Misalnya, jika Anda kuliah di Amerika, jangan kaget ketika musim panas matahari akan tetap muncul ketika pukul 7 malam atau jika Anda kuliah di Malaysia, jam 7 pagi masih sepi karena perbedaan waktu 1 jam dari Indonesia. Contoh lainnya adalah di luar negeri, Anda akan merasakan 4 musim yang berbeda-beda, yaitu musim panas, dingin, semi, dan gugur. Di samping itu, soal makanan dan minuman, jangan kaget jika di benua Amerika dan Eropa, remaja di atas 17 tahun boleh menenggak minuman beralkohol dan memiliki gaya hidup yang bebas.

Jika Anda seorang muslim, pastikan bahwa Anda mampu memilih dan memilah hal-hal baru dengan baik dan benar. Pastikan bahwa Anda memilih sesuatu yang halal. Di samping itu, soal kebiasaan, makanan, dan adat istiadat di luar negeri, diharapkan untuk beradaptasi sebaik mungkin.

Mendapatkan peluang kerja yang lebih besar

Perlu diketahui bahwa lulusan luar negeri memiliki peluang untuk mendapatkan pekerjaan jauh lebih besar dibandingkan lulusan dalam negeri. Namun, hal ini tidak bisa terjadi apabila selama kuliah di negeri orang, Anda kebanyakan main-mainnya daripada kuliahnya. Ya, kualitas diri Anda mungkin kalah jauh dari lulusan di Indonesia. Berbeda halnya jika selama di luar negeri, Anda belajar dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan berbagai prestasi yang membanggakan, dijamin perusahaan asing pun pasti mau mempekerjakan Anda.

Prospek Karir Jurusan Desain Komunikasi Visual

jurusan DKVJurusan Desain Komunikasih Visual (DKV) ini menggabungkan antara seni rupa dengan teknik komunikasih. Prospek karir dari jurusan Desain Komunikasih Visual (DKV) cukup banyak sehingga sangat bermanfaat buat Anda semua. Buta Anda yang mengambil jurusan ini, Anda jangan merasa menjadi seorang pengangguran ketika kuliah telah selesai. Begitu juga bagi Anda yang baru ingin mengambil jurusan ini. Hal ini dikarenakan prospek karir dari jurusan DKV  cukup banyak.  Apa saja prospek karir dari jurusan Desain Komunikasih Visual?

Bekerja di media massa

Prospek karir dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) yang pertama adalah bekerja di media massa. Jurusan DKV merupakan jurusan yang membahas konsep dan ungkapan kreatif, teknik, dan media. Oleh karena itulah, karir sebagai seorang yang mengambil jurusan ini dapat bekerja di media massa. Media masa itu sendiri merupakan salah satu usaha yang sangat membutuhkan Desain Komunikasi Visual (DKV), banyak sekali karya/produk media massa yang menggunakan visual, seperti pada media cetak koran dan majalah. Untuk itu, sebagai seorang lulusan dari jurusan DKV yang bekerja di media massa dapat menjadi seorang fotografer, Desain Komunikasih Visual (DKV) merupakan salah satu cabang ilmu desain yang membahas konsep komunikasih dan ungkapan kreatif, teknik, dan media dengan memanfaatkan teknik visual. Adapun manfaat menggunakan illustrator, animator, wartawan, dan lain sebagainya.

Bekerja di percetakan dan penerbitan

Peluang kedua dari jurusan Desain Komunikasi Visual dapat bekerja di perusahaan percetakan dan penerbitan. Perusahaan percetakan dan penerbitan sangat membutuhkan orang yang ahli di dalam DKV. Jurusan dari Desain Komunikasi Visual ini dapat menjadi desain grafis yang bertugas untuk membuat illustrasi cover buku atau isi buku. Selain itu juga, mereka dapat membuat dan mendesain pamflet, leaflet, baliho, dan lain sebagainya. Cukup banyak juga perusahaan yang bergerak di dalam bidang ini sehingga Anda mendapatkan kesempatan untuk bekerja di tempat percetakan dan penerbitan. Jika Anda punya modal sendiri, Anda dapat membuka usaha percetakan dan penerbitan sendiri.

Bekerja di perusahaan pengembang web

Perusahaan yang bekerja di bidang web, tentunya tidak dapat lepas dari Desain Komunikasi Visual. Untuk itu, ini menjadi peluang besar bagi Anda yang memilih jurusan DKV, karena perusahaan web sangat membutuhkan seorang jurusan Desain komunikasi Visual (DKV). Perusahaan yang bekerjaan di bidang web akan sangat membutuhkan jasa seorang jurusan DKV untuk membuat desain-desain web agar terlihat bagus dan menarik. Sebagai seorang yang lulusan dibidang DKV pada bidang pengembangan web ini Anda dapat menjadi seorang web interface designer, manager, dan juga director.

Bekerja di perusahaan pengembangan game dan animasi

Game merupakan permainan yang sangat disukai oleh banyak orang baik itu anak-anak maupun remaja. Apalagi saat ini game sudah menjadi permainan yang mengasikan karena animasi yang dibuat sangat lucu dan beragam. Oleh karena itu, game tidak dapat dipisahkan dari dunia desain. Mengapa? Karena tidak ada rasanya game yang dibuat tanpa gambar. Itulah yang membuat perusahaan pengembangan game dan animasi sangat membutuhkan lulusan DKV. Jika Anda dapat mengembangkan game sendiri dan hasilnya bagus, maka ini dapat menjadi peluang usaha untuk Anda mendapatkan bayaran besar. Bagaiman dengan Anda tertarikah untuk menjadi seorang pengembang game?

Nah, itulah sobat beberapa gambaran mengenai prospek karir dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), semoga bermanfaat buat Anda semua.

Resiko Salah Pilih Jurusan Kuliah

Salah Pilih Jurusan Kuliah

Salah satu upaya untuk meraih masa depan yang cerah adalah dengan meraih gelar diploma atau juga sarjana. Demikian karena peluang memperoleh pekerjaan relatif lebih mudah dibandingkan dengan lulusan Sekolah Menengah Umum, sebab diyakini lebih siap menghadapi kerasnya dunia kerja. Namun, ketika akan mendaftar sebagai mahasiswa sering kali dibuat kebingungan karena takut jurusan yang diambil tidak sesuai dengan jiwa yang dimiliki. Yup, terang saja bila salah pilih jurusan kuliah tidak menutup kemungkinan dapat timbul berbagai dampak buruk, seperti pada 3 problema di bawah ini:

Sulit memahami materi

Salah pilih jurusan kuliah dan tidak sesuai dengan bidang yang dikuasai bukan tidak mungkin akan sulit memahami materi yang diberikan oleh dosen sehingga masalah ini akan berdampak pada nilai IPK yang diraih. Misal, Anda menguasai ilmu pertanian tentang budidaya atau bercocok tanam tapi lebih memilih jurusan akuntansi mengenai keuangan, tentu akan sulit bagi Anda dalam menghitung sehingga hasil akhir sering kali tidak sesuai. Perlu diingat bahwa, kunci untuk menguasai mata kuliah selain dengan cara menyukai mata kuliah itu sendiri juga harus memiliki keahlian di dalammnya. So, bila tidak sesuai dengan keahlian Anda, tentu akan menjadi bumerang dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar, dan bahkan Anda bisa dibuat pusing menghadapi persoalan seperti ini.

Biaya kuliah bisa saja tidak terkontrol

Yang juga dapat berpengaruh buruk jika salah memilih jurusan kuliah adalah bisa saja biaya tidak terkontrol. Contohnya, tanpa pertimbangan yang matang Anda memilih jurusan kedokteran karena ingin memiliki title yang lebih populer, padahal biaya yang Anda persiapkan cukup untuk kuliah di jurusan kebidanan atau sekolah kesehatan masyarakat, tentu hal ini bisa menyebabkan keuangan menjadi ambruk. Selain biaya pendaftaran yang cukup besar, biaya praktik, semesteran, dan spp juga bisa membludak. Apalagi jika universitas yang Anda pilih tidak menyediakan program beasiswa, jelas hal ini akan membuat finansial menjadi kacau. Ingat, biaya bisa saja membludak di tengah jalan dan menyebabkan kuliah menjadi terhambat sehingga sangat penting untuk tidak mengabaikan hal ini.

Susah mendapat pekerjaan

Nilai IPK memang menjadi persyarat untuk diterima bekerja di perusahaan atau instansi lainnya, akan tetapi hal tersebut juga akan disesuaikan dengan keahlian yang dimiliki. Dengan kata lain, nilai IPK yang ada hanya menjadi dokumen untuk lulus seleksi tahap pertama, selanjutnya akan disesuaikan dengan kemampuan atau potensi diri. Jika ternyata diri tidak mampu menunjukkan keahlian sebagaimana yang tertera di tranksrip nilai, tidak menutup kemungkinan juga akan gugur. itulah sebabnya mengapa cenderung  sulit mendapat pekerjaan meski nilai yang ada memenuhi kriteria. Dengan kata lain, untuk memperoleh sebuah pekerjaan harus memiliki kemampuan dalam bidang yang ditekuni, tak lain dan tak bukan diperoleh pada saat mengenyam dunia pendidikan.

Sungguh malang bila ternyata jurusan kuliah yang dipilih tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki, di mana biaya yang dikeluarkan sudah cukup banyak ternyata karir malah menjadi suram. Oleh sebab itu, penting mempertimbangkan dari berbagai sisi ataupun sudut dalam menentukan jurusan kuliah yang tepat, baik itu dari segi keahlian maupun kemampuan finansial.

FAQ sebelum Menentukan Jurusan Kuliah

Menentukan Jurusan Kuliah

  • Telah terakreditasi
  • Telah terbukti lulusannya diterima di berbagai perusahaan ternama
  • Punya fasilitas yang memadai & modern
  • Punya tenaga pengajar yang berpengalaman

menjadi poin yang penting dipertimbangkan saat akan memilih universitas. Tujuannya tidak lain agar ijazah bisa diterima, bisa lulus tepat waktu, dan bisa jadi lulusan yang berkompetensi. Perjuangan belum selesai, setelahnya kamu harus menentukan jurusan kuliah. Ingat, jurusan kuliah menjadi penentu keberhasilan usai lulus selain wawasan yang kamu miliki. Berikut FAQ sebelum menentukan jurusan kuliah:

Di mana passion saya? 

Tanyakan pada diri kamu tentang emosi yang kuat dalam jurusan kuliah. Apakah suka itung-itungan, fotografi, dunia mode, atau justru dunia perfilman? Kalau kesukaan lebih besar ke itung-itungan, akuntansi jadi jurusan kuliah yang tepat. Untuk fotografi, bisa pilih jurusan kuliah desain komunikasi visual. Dunia mode jelas pilih jurusan kuliah fashion design atau fashion marketing. Bagaimana dengan dunia perfilman? Khususnya untuk mengolah film bisa pilih jurusan desain grafis. Memilih jurusan kuliah atas dasar emosi yang paling kuat memiliki manfaat sebagai berikut:

  • Enjoy saat menjalankan proses belajar mengajar (tidak merasa bosan & malas, meski sesekali bisa saja terjadi)
  • Lulus kuliah bisa lebih cepat karena motivasi yang tinggi untuk memahaminya
  • Punya IPK tinggi, bisa saja

Bagaimana prospek jurusan kuliah yang akan saya ambil?           

Pikirkan pula tentang proses jurusan kuliah yang bakal kamu ambil, cemerlang atau tidak? Apabila menurut survey jurusan kuliah yang bakal diambil banyak menyerap tenaga kerja, bisa dipertimbangkan. Jika gaji yang bakal didapat dengan menjalani profesi sesuai jurusan kuliah yang bakal diambil cukup menjanjikan, mengapa tidak dipilih? Atau bisa juga karena usai lulus dari jurusan kuliah yang bakal diambil dapat menjadi profesi yang sangat dibutuhkan saat ini hingga beberapa tahun ke depan oleh masyarakat luas, juga patut dipertimbangkan. Ingat, semakin berprospek jurusan kuliah akan semakin banyak peminatnya. Artinya, kamu memiliki banyak saingan untuk menjadi mendapatkan profesi idaman. Untuk itu, jadilah yang terbaik dari yang lain agar semakin membuka peluang.

Seberapa besar dukungan orang tua terhadap jurusan ini?         

Dukungan orang tua terhadap jurusan yang bakal kamu ambil juga tak kalah penting dipertimbangkan. Dukungan di sini bukan hanya moril, melainkan juga materil. Dukungan dari sisi materil yang kurang memadai bakal menghambat kuliah kamu nantinya. Jika melihat dukungan materil dari orang tua cukup mumpuni, tidak ada salahnya meminta persetujuan untuk memilih jurusan kuliah dengan biaya yang relatif tinggi tapi didasarkan atas passion misalnya masuk sekolah pilot, kedokteran, fashion design, dll. Jika materil dari orang tua tidak memungkinkan, pilih jurusan kuliah yang menawarkan biaya relatif terjangkau seperti ekonomi, olahraga, dsb. Bersikeras untuk memilih jurusan kuliah dengan biaya mahal karena berprospek cemerlang, jangan ragu menjalani pekerjaan paruh waktu atau berbisnis sampingan untuk membantu biaya pendidikan.

Apa saja kualifikasi yang saya miliki?

Coba cek prestasi yang telah kamu dapatkan! Prestasi di sini bisa dalam akademik atau non akademik. Misalnya sering kali mendapatkan nilai terbaik dalam fisika atau jusru selalu memenangkan pertandingan olahraga lari. Ini menjadi pertimbangan dalam menentukan jurusan kuliah. Dalami lagi bidang yang membuat kamu mendapatkan banyak prestasi agar nantinya kamu lebih menjadi profesional. Idealnya memang jurusan kuliah yang patut dipilih harus punya prospek cemerlang, tapi semuanya tergantung dengan keterampilan. Jurusan kuliahnya punya prospek, tapi dari skill tidak mumpuni percuma saja.